Badan Migrasi Melaksanakan Kegiatan Sosialisasi Aman dan Resiko Penyelundupan Orang Bagi Nelayan Pesisir Di Kepulauan Aru

Badan Migrasi Melaksanakan Kegiatan Sosialisasi Aman dan Resiko Penyelundupan Orang Bagi Nelayan Pesisir Di Kepulauan Aru
Kepulauan Aru,stevenbuserkriminal.my.id - Pada hari ini Rabu tanggal 22 April 2026, pukul 08.30 Wit, bertempat di 
Lantai II Gedung BPKAD Kabupaten Kepulauan Aru, dilaksanakan Kegiatan Sosialisasi Migrasi aman dan resiko penyelundupan orang bagi nelayan dan masyarakat pesisir oleh Perwakilan International Organization for Migration (IOM) (Badan Migrasi PBB) bersama pendamping dari Divhubinter Polri. Dengan Tema (AKU NELAYAN, MELAUT AMAN, DAN TAAT ATURAN). 
kegiatan tersebut dihadiri oleh 
1. Kapolres Kepulauan Aru, AKBP ALBERT PERWIRA SIHITE, SH., S.I.K., MH.
2. International Organization for Migration (IOM)(Badan Migrasi PBB) ASIILA KAMILIA. 
3. International Organization for Migration (IOM)(Badan Migrasi PBB) ZICO PESTALOZZI. 
4. International Organization for Migration (IOM)(Badan Migrasi PBB) DANANG AZHARI. 
5. Divhubinter Polri Divhubinter Polri IPTU DIONA RISKAFURI, S.Hum., MA.
6. Plt. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Aru BENYAMIN BATMOMOLIN. 
7. Kasi Humas Polres Kep Aru IPDA PRICILIA CLAUDIA ALFONS, S.Kom
8. Para Nelayan lokal dan pengusaha lokal yang membintangi perikanan. 
Sambutan Plt. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Aru BENYAMIN BATMOMOLIN Saat ini, kita tidak hanya menghadapi persoalan penangkapan ikan ilegal, tetapi juga ancaman lain yang tidak kalah serius, yaitu praktik penyelundupan orang ke luar negeri secara ilegal. Hal ini sering terjadi melalui jalur laut dan memanfaatkan kondisi masyarakat pesisir yang minim pengawasan. Banyak warga yang tergiur dengan iming-iming pekerjaan, namun pada akhirnya justru menjadi korban perdagangan orang atau eksploitasi di negara lain ungkapnya.
Selain itu, kita juga perlu mewaspadai adanya infiltrasi atau masuknya kepentingan pihak asing yang dapat memanfaatkan berbagai celah, baik melalui jalur ekonomi, administrasi, maupun hubungan sosial di masyarakat. Hal-hal kecil yang sering kita anggap biasa, justru bisa menjadi pintu masuk bagi kepentingan yang lebih besar dan merugikan negara.

Perlu dipahami bahwa di dalam persoalan ini terdapat banyak kepentingan, baik dari pihak luar maupun dalam negeri, yang melibatkan berbagai oknum, mulai dari jaringan penyelundupan, pihak perantara, hingga kemungkinan keterlibatan pihak lain yang memiliki kepentingan tertentu. Oleh karena itu, kewaspadaan kita bersama menjadi hal yang sangat penting lanjut batmomolin.

Kegiatan ini menjadi wadah untuk berbagi informasi, baik yang kita lihat, dengar, maupun yang pernah terjadi di lapangan. Dengan adanya pertukaran informasi ini, kita diharapkan dapat lebih memahami pola-pola yang terjadi, sehingga mampu mencegah sejak dini berbagai bentuk pelanggaran, termasuk penyelundupan orang dan aktivitas ilegal lainnya.

Di era sekarang, dengan kemajuan teknologi dan keterbukaan informasi, berbagai bentuk kejahatan dapat dilakukan dengan cara yang semakin canggih dan sulit terdeteksi. Oleh karena itu, kita harus memperkuat kesadaran, baik secara pribadi, keluarga, maupun sebagai bagian dari masyarakat dan bangsa.

Harapan kita bersama, melalui kegiatan ini, dapat terbentuk sinergi dan kepedulian bersama dalam menjaga wilayah kita, melindungi masyarakat, serta mencegah berbagai ancaman yang dapat merugikan negara. Dengan demikian, saya menyampaikan bahwa kegiatan kita pada pagi hari ini secara resmi dibuka.

Arahan Kapolres Kepulauan Aru
Bapak/Ibu yang saya hormati,
Wilayah kita merupakan daerah kepulauan, sehingga para nelayan memiliki peran yang sangat penting, khususnya dalam kaitannya dengan pengawasan wilayah laut dan aspek keimigrasian.

Perlu kami sampaikan bahwa pada tahun sebelumnya pernah terjadi kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di wilayah Kepulauan Aru. Hal ini menjadi perhatian serius bagi kita semua, karena wilayah laut kerap dimanfaatkan sebagai jalur keluar masuk secara ilega kata Sihite.

Para nelayan adalah pihak yang paling memahami kondisi laut dan cuaca. Oleh karena itu, peran nelayan sangat strategis dalam mendeteksi adanya aktivitas mencurigakan di perairan.

Dulu mungkin kasus-kasus seperti ini tidak terlalu terlihat. Namun seiring dengan perkembangan zaman, aktivitas ilegal seperti penyelundupan orang dan pelanggaran keimigrasian menjadi semakin nyata dan perlu diwaspadai bersama.

Kami juga pernah menemukan adanya warga negara asing yang berada di Dobo tanpa dokumen yang jelas, dan hal tersebut telah kami amankan serta dipulangkan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Perlu diingat bahwa suatu tindak pidana tidak hanya terjadi karena adanya kesempatan, tetapi juga karena adanya niat. Oleh sebab itu, kewaspadaan dan kesadaran kita bersama sangat dibutuhkan.

Ini merupakan penyampaian singkat dari kami, yang nantinya akan dijelaskan lebih lanjut secara rinci oleh narasumber. Kami berharap melalui kegiatan ini, para nelayan dan seluruh pihak terkait dapat memahami dampak hukum dari setiap pelanggaran, serta dapat turut memberikan pemahaman kepada masyarakat luas di wilayah Kepulauan Aru ungkap Kapolres.

Penyampaian materi sosialisasi oleh,
Narasumber, International Organization for Migration (IOM)(Badan Migrasi PBB) ZICO PESTALOZZI. 
Narasumber, Divhubinter Polri Divhubinter Polri IPTU DIONA RISKAFURI, S.Hum., MA.

 kegiatan sosialisasi migrasi aman dan Resiko Berjalan dengan aman dan kondusif. ( SBK )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bupati Kepulauan Aru Bertindak Sebagai Inspektur Upacara Penjemputan 542 Prajurit Yon-TP 912 Satria Jargaria Sakti

Korneles Sairatu Resmi Dilantik Sebagai Pengurus Esports Indonesia ( ESI ) Kabupaten Kepulauan Aru Periode 2024 - 2028

Pertanggungjawaban Pengelolaan Keuangan Daerah, GMKI Dan HMI Tuntut DPRD Panggil Mantan Bupati Johan Gonga