FESTIVAL ART AND CULTURE FOR MALUKU 2026 FOKUS PADA TEATER KOLOSAL GENERASI MUDA MALUKU, DAPAT DUKUNGAN PENUH PEMERINTAH KOTA AMBON
FESTIVAL ART AND CULTURE FOR MALUKU 2026 FOKUS PADA TEATER KOLOSAL GENERASI MUDA MALUKU, DAPAT DUKUNGAN PENUH PEMERINTAH KOTA AMBON
Ambon, stevenbuserkriminal.my.id – Komitmen Yayasan Cahaya Timur Nusantara Emas dalam membangun karakter generasi muda melalui pelestarian seni dan budaya kembali mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Ambon. Hal tersebut dibuktikan dengan diterbitkannya surat rekomendasi resmi dari Wali Kota Ambon kepada Yayasan Cahaya Timur Nusantara Emas untuk menyelenggarakan Festival Art and Culture for Maluku 2026 yang akan berlangsung pada 16–17 Oktober 2026 di Kota Ambon.
Festival tahun ini akan difokuskan pada pementasan Teater Kolosal Generasi Muda Maluku, sebagai media edukasi budaya, pembentukan karakter, serta penanaman nilai-nilai kepahlawanan, persatuan, nasionalisme, dan cinta tanah air kepada generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
Pemerintah Kota Ambon menilai kegiatan tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kota Ambon sebagai UNESCO City of Music, sekaligus mendukung pengembangan ekosistem seni, budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif di Provinsi Maluku.
Meskipun saat ini pemerintah menjalankan kebijakan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Ambon tetap menunjukkan komitmennya dengan memberikan dukungan nyata dalam bentuk fasilitas fisik, seperti pemanfaatan gedung dan sarana pendukung lainnya demi suksesnya penyelenggaraan festival.
Ketua Umum Yayasan Cahaya Timur Nusantara Emas, Bung Jefri Tuwul, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Ambon atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Ambon beserta seluruh jajaran Pemerintah Kota Ambon yang telah memberikan rekomendasi dan mendukung penuh Festival Art and Culture for Maluku 2026. Kepercayaan ini menjadi semangat bagi kami untuk menghadirkan Teater Kolosal yang berkualitas sebagai wadah pembinaan karakter generasi muda Maluku melalui seni dan budaya," ujar Bung Jefri Tuwul.
Menurutnya, Teater Kolosal Generasi Muda Maluku akan menjadi ikon utama Festival Art and Culture for Maluku 2026. Pementasan ini akan melibatkan pelajar, mahasiswa, komunitas seni, sanggar budaya, dan generasi muda dari berbagai kabupaten dan kota di Maluku dalam sebuah pertunjukan kolosal yang mengangkat nilai sejarah, budaya, persatuan, dan semangat kepahlawanan masyarakat Maluku.
Selain menjadi ajang pelestarian budaya, festival ini diharapkan mampu memperkuat identitas budaya Maluku, meningkatkan kunjungan wisata, mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan UMKM, serta memperkuat posisi Kota Ambon sebagai kota kreatif dunia di bidang musik.
Bung Jefri Tuwul juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dunia pendidikan, pelaku seni, komunitas budaya, dan sektor swasta untuk bersama-sama menyukseskan Festival Art and Culture for Maluku 2026.
"Festival ini bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi merupakan gerakan bersama untuk membangun generasi muda Maluku yang berkarakter, kreatif, berbudaya, dan memiliki semangat kebangsaan. Dengan kolaborasi seluruh pihak, kami optimistis Festival Art and Culture for Maluku 2026 akan menjadi agenda budaya yang membanggakan Maluku dan Indonesia," tutup Bung Jefri Tuwul.
Komentar
Posting Komentar